Ruang Agama,7 September 2006, 10:52

kehidupan ini bagaikan sebuah roda…

ada kalanya kita diatas dan ada kalanya kita dibawah

Harapanku hancur berkeping-keping ketika beliau mengungkapkan hal itu walau sebenarnya aku tau hal itu pasti akan terjadi padaku  tapi apakah aku salah menggantungkan harapan pada hal yang selama ini dapat aku selesaikan dengan baik?

Aku tidak mau raga ini hanya menjadi seonggok daging yang punya nama karena aku tidak punya harapan apapun agar diriku pantas untuk dikenang suatu saat nanti.

Banyak sekali mimpi yang belum dapat ku raih. Mimpi-mimpi yang kadang ingin aku wujudkan demi mereka agar mereka bisa menyombongkan diri mereka di depan teman-temannya, entah dalam arisan atau sekedar perbincangan biasa saja.

Aku tau aku salah karena mereka melakukan itu demi masa depanku, dan seharusnya aku bisa memilih mimpi-mimpiku sendiri. Aku tau kalau ‚I’m the driver in my life’ tapi bukankah seseorang akan menjadi sopir dengan bantuan orang-orang?

Apa aku salah bila aku ingin membahagiakan mereka yang telah mengantarkanku ke lembah gunung ini?

Saat ini, aku berada di bagian paling bawah roda ini tapi aku masih tetap berkeyakinan bahwa aku akan kembali ke atas lagi, dan aku akan tetap berusaha untuk mewujudkan itu.

Advertisements

About duniasibawel

an extraordinary girl who trying to be the best ones, at least for herself...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: