dua ribu sepuluh part 1

Satu tahun telah terlewati lagi. Begitu cepat, rasanya. Seperti baru saja aku memasuki semester enamku, eh sekarang bahkan semester tujuh pun sudah berlalu

Dua ribu sepuluh sungguh suatu masa yang membuatku belajar banyak hal. Banyak yang ingin aku tuangkan dalam tulisan ini, sehingga judul tulisanku kali ini adalah “dua ribu sepuluh part 1”

Pada bagian pertama ini aku ingin menuangkan segala pikiranku tentang bapak – mama yang sering juga ku panggil papi – mami, yah, suka2 aku lah. Intinya kali ini aku ingin bercerita tentang mereka J

Banyak orang – orang yang kukenal juga mengenal sosok bapak. Bahkan aku bisa menjadi seeksis ini di kalangan alumni SMAku karena nama bapak 😀

Pada tahun dua ribu sepuluh yang lalu aku mengenal bapak sebagai sesosok yang pantang menyerah. Sepanjang hidupnya adalah belajar. Sungguh suatu semangat yang luar biasa ketika bapak, diusianya yang tidak muda lagi, tetap ingin menuntut ilmu. Beliau mengambil magister di bidang fisika murni setelah sebelumnya mengambil magister di bidang sains.

Suatu ketika, dengan nada candanya yang sangat khas, bapak berkata bahwa beliau ingin namanya panjang, sepanjang kereta api (dengan gelar2nya, maksudnya)..hahahahaha…..tentu ini bukan alasan sebenarnya mengapa bapak kembali memutuskan untuk belajar di universitas 😀

Ketekunannya dalam belajar kuacungi sepuluh jempol (pinjem enam jempol dari tetangga kamar kost :p). Laptopnya selalu terbuka diatas meja kerjanya, buku2 berisi rumus2 fisika yang membuatku pusing pun selalu berada menemani laptopnya. Game “ZUMA” pun menjadi temannya di kala jenuh belajar.

Sampai – sampai, salah satu temanku berkata, “kayaknya kita perlu ikutan main ZUMA kayak bapakmu, biar bisa sepinter beliau” hahahaha….

Hingga pada akhirnya, untuk kedua kalinya, bapak lulus dengan predikat CUMLAUDE. Kecintaannya terhadap fisika rasanya memang sungguh dahsyat 😀

Bagiku, kegigihannya, ketekunannya, semangat juangnya selama setahun kemarin, tak bisa dipandang sebelah mata. Dalam dunia akademikku, beliau menjadi role model yang tiada duanya

I’m so proud being your daughter,dad J

Beralih ke ibuku. Mami adalah seorang wanita yang luar biasa, tapi luar biasa saja tak cukup, andai ada ekspresi yang lebih dari luar biasa, itulah ekspresi yang cocok untuk menggambarkan mami.

Mami adalah wanita paling tegar yang pernah ku kenal. Setiap masalah yang menghampirinya selalu dapat diterimanya dengan ikhlas. Beliau selalu dapat mengampuni orang – orang disekitarnya yang menyakiti hatinya.

Terkadang aku yang lebih terbawa emosi ketika mami menceritakan pengalamannya padaku.  Mami pernah berkata, “ kamu jangan ikutan stres kalo mami cerita, ini masalah mami, biar mami yang menyelesaikannya, mami cerita ke kamu, biar mami merasa mami nggak sendirian”

Dan sampai detik ini, saat aku menuliskan kembali apa yang diucapkan mami, ada rasa bangga yang sangat luar biasa yang membuncah.

Tahun dua ribu sepuluh adalah tahun dimana aku melihat mami menjadi sosok pendamping yang sangat luar biasa bagi bapak, dan bagi anak – anaknya

Pada tahun dua ribu sepuluh, bapak dan mas berhasil lulus. Dua prestasi tersebut tentu tak lepas dari penyertaan mami. Mami selalu setia menunggu bapak pulang dari solo (tempat bapak menuntut ilmu kembali), dan mami, rasanya, tak pernah berhenti menyemangati mas untuk segera lulus

Jika bapak mendapatkan sepuluh jempol untuk ketekunannya, mami mendapatkan sepuluh jempol untuk ketegarannya

Suatu anugerah yang sangat besar bagiku menjadi anak mami

Love you,mom :*

Advertisements

About duniasibawel

an extraordinary girl who trying to be the best ones, at least for herself...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: