mereka yang mewarnaiku (1)

hello, fellas!!! batting eyelashes

sesuai dengan judulnya, postingan ini akan kupersembahkan bagi para sahabat yang mendampingiku belajar di psikologi, mewarnai hidupku selama proses pembelajaranku. tsaaaaaaaahhh hee hee

aku percaya, bertemu mereka bukanlah sebuah kebetulan semata, ada rencana indah yang Tuhan siapkan bagiku dan mereka happy

dan postingan pertama ini ditujukan untuk Putu (sorry,Put, telat) yang baru saja pendadaran kemaren siang

Put, ku akui tak banyak yang bisa kutuliskan tentangmu, ingatanku tak sebaik ingatanmu big grin

hmmm…..

entah kapan tepatnya kita bertemu dan kemudian menjadi akrab, yang kuingat pada semester – semester awal perkuliahan kita, kau adalah sosok yang pemalu, dan penakut di dalam perkuliahan. tak pernah kuingat kau mengangkat tangan dan menyatakan pendapatmu pada saat – saat itu

awal kita sering berdiskusi pun kau lebih memilih untuk diam dan mendengarkan, menyetujui setiap pendapat yang muncul lalu memilih untuk ikut saja

tapi kemudian kau belajar,Put. belajar untuk berani menyatakan pendapatmu, menunjukkan eksistensimu

nerd

aku ingat benar bagaimana kau gelisah saat ingin menyatakan pendapat di kelas, lalu tanganmu basah dan bergetar hebat setelahnya. sungguh usaha yang luar biasa,Put karena aku tau itu tak mudah bagimu

pembelajaranmu tak sampai di situ,Put. kau terus memperkaya dirimu, terus berusaha hingga kau mewakili fakultas dalam lomba debat psikologi. eksistensimu mulai diakui, Put, tak hanya di antara teman – teman seangkatan, tapi juga fakultas dan bahkan kuyakin lebih dari itu

dari seorang Putu dari Palu yang cupu kini menjadi Putu yang luar biasa thumbs upnot worthy

ku yakin banyak orang yang iri padamu,Put, bahkan juga kuakui aku iri ketika kemaren kau bercerita bagaimana kau menikmati ujian pendadaranmu. kau sungguh tidak sopan, Put tongue

perjalanan persahabatan kita pun dipenuhi banyak gejolak. awal kita bertemu bersama yang lain, sering kali banyak perdebatan, banyak perselisihan, namun kita mampu menghadapi hal itu. lalu, kekompakan kita diserang “masalah” (kau ingatkan masalah yang membuat kita akhirnya memantapkan diri untuk membuat jaket yang hanya lima itu? hahahaha…..so silly,right?rolling on the floor). akhirnya, kita bisa saling mengerti, menguatkan satu sama lain, hingga tak perlu lagi kita selalu bersama – sama untuk bisa berkarya karena rasanya apapun yang kita perbuat teman – teman kita pasti akan mendukung dan tak akan meninggalkan kita (paling tidak ini menurutku), sahabat – sahabat kita tetap pada tempatnya, Put. (mereka baik ya big grin)

worried

well, aku belajar akan kesungguhan hati, ketangguhan jiwa, dan kemauan darimu, Put. aku sangat bersyukur Tuhan memberikan kita kesempatan untuk bertemu, bersahabat, belajar bersama dan kuharap bisa lebih lama dari masa perkuliahan kita. big hug

semoga jalan kita masih panjang, Put, kuyakin suatu saat nanti kau akan menjadi Putu yang sukses dalam karier dan kehidupan

selamat berkarya, Put, doaku selalu untukmu

terimakasih teman
kiss

huaaaaahhhh….jadi sedih cryingcryingcrying

foto diambil dari profile picture-nya si Putu di Twitah hee hee

Advertisements

About duniasibawel

an extraordinary girl who trying to be the best ones, at least for herself...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: